Recents in Beach

ANAK MUDAH MENENTUKAN CITA-CITA

                                      ANAK MUDAH MENENTUKAN   CITA-CITA

Dok foto pribadi
Kosmas,M,Kegiye

Gantungkan lah cita-citamu setinggi langit. Tentunya anda pasti akrab dengan ujar-ujaran tersebut bukan? masalahnya apa yang setinggi langit? jika belum tahu apa yang menjadi menetapkan cita-cita anda, maka dan rencanakan. Menetapkan cita-cita memang gampang-gampang sulit, menjadi gampang karena apa yang menjadi anda bisa saja merupakan hal- hal yang tak jauh dari keseharian. Menjadi sulit ketika anda tidak menyadari bahwa cita-cita tersebut, berada di dekat kehidupan anda.

Definisi dan pengertian cita-cita  menurut definisi adalah keinginan harapan, atau tujuan  yang  selalu ada dalam pikiran  dalam kamus bahasa Indonesia (KBBI) cita-cita  adalah Keinginan, kehendak yang  selalu ada pada dalam pikiran, sedangkan pengertian cita-cita  menurut para ahli bahwa cita-cita adalah perasaan hati yang merupakan suatu keinginan  yang ada  didalam hati. Cita-cita merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia yaitu sesuatu yang ingin di capai oleh manusia melalui usaha sesuatu dapat disebut dengan cita-cita apa bila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu dianggap cita-cita itu. Cita-cita adalah sesuatu yang ada masa depan siapa pun dia akan memperoleh nya suatu hari nanti. Terwujud dalam 5 atau 10 tahun kedepan bahkan 20 tahun mendatang bisa juga sudah dapat dirasakan dalam waktu yang lebih singkat.

Menurut pakar psikolog misalnya shane owens; bicara dengan anak-anak tentang apa cita-cita mereka kelak mereka ingin menjadi apa ketika beranjak dewasa. Tidak hanya perlu namun sangat penting. Dengan demikian kita bisa membantu untuk mempersiapkan kehidupan mereka kedepan nya. Saat membicarakan cita-cita anak, shane mengingatkan, jangan jadi helicopter parents.

Artinya bukan mengulik apa cita-cita anak tetapi tujuan nya adalah menyetir anak untuk punya cita-cita sesuai kemauan kita jangan ulang terlalu membahas kan anak alias masa bodoh, mereka mau punya cita- cita apa, yang bisa kita lakukan adalah bertanya kepada anak bahwa. Dia ingin menjadi apa?

Lalu kita dengarkan kemauan anak dan beri arahan. Ingat cita-cita bukan sesuatu yang saklek dan bisa berubah sering bertambahnya umur anak, sedangkan menurut psikolog klinis kate David mengingatkan. Jangan terlalu menekan anak ketika menanyakan cita-cita. Ingat bahwa orang tua hanya perlu membantu anak mulai memikirkan tentang cita-cita nya.

Untuk memiliki cita-cita yang bagus, tentunya membantu referensi atau panduan dalam website: htt:www.tipspengembangandiri.com misalnya dishare ada 7 cara menentukan cita-cita yang bagus untuk masa depan yaitu

1)      Apa yang suka anda lakukan dimasa kecil

2)      Kenali kompetensi diri

3)      Siapa idola anda

4)      Ketahui minat terbesar anda

5)      Tentukan target dari minat anda

6)     memperluas wawasan

7)      Pertimbangan anda bisa anda sumbang kan untuk masyarakat dan satu hak yang tidak kalah penting dalam menentukan cita-cita dewasa ini adalah melihat peluang kerja.

Mengapa cita-cita penting melihat prospek kerja?

            Sistem sekolah di Indonesia menyebabkan kita harus memilih pe



minatan (Jurusan) sejak tingkat SMP. kalau kita bersekolah di SMA, kita harus memilih Jurusan IPA, IPS atau Bahasa. kalau kita bersekolah di SMK kita harus memilih untuk masuk  Jurusan Akomodasi perhotelan,Teknik atau gambar ketika melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, kita harus memilih mau masuk  jurusan  pendidikan Matematika, Kedokteran gigi. Jurnalistik, Sosiologi dan sebagainya.

Pemilihan jurusan tentu termotivasi kan oleh banyak faktor, salah satu faktor utama yang mendasari kita memilih jurusan adalah karena cita-cita yang sudah diimpi kan maka tentu kita akan memilih untuk masuk ke jurusan yang relevan dengan cita-cita. Tanpa mempertimbangkan prospek kerja kedepan, sekalipun memilih jurusan sesuai cita-cita dengan melihat prospek kerja.

Melihat prospek kerja semestinya bisa menjadi salah satu dasar dalam memilih jurusan, namun sering tidak menjadi suatu dasar dalam memilih jurusan, bisa jadi jurusan kamu pilih memiliki prospek kerja bagus, tapi bidangnya tidak kamu suka. Misalnya, prospek kerja bagi lulusan Akuntansi bagus namun kamu tidak suka mengurus transaksi keuangan, bisa kita di paksa diri belajar akuntansi, tapi apakah akan efektif? Prospek kerja juga berubah dari zaman ke zaman dulu pekerjaan sebagai teller di bank. Administrasi perkantoran sangat di butuhkan. Mereka bertugas tercatat dan melayani transaksi keuangan menggunakan tangan secara cepat kini ada.

Teknologi dan mesin ATM yang canggih untuk melakukan berbagai transaksi untuk secara otomatis. Sehingga, banyak tenaga yang harus beralih Profesi nya lain. Ada pekerjaan   yang sekarang sangat dibutuhkan tetapi belum tentu dibutuhkan masa yang akan datang.

Ada juga jurusan-jurusan prospek kerjanya seakan -akan kurang menjanjikan, jurusan seperti pertanian, peternakan, tata boga, kecantikan arkeologi, antropologi sejarah dan sastra apa itu berarti sebaiknya berarti sebaiknya tidak ada yang mengambil jurusan tersebut? tidak, kan? kita tetap memerlukan tenaga pertanian, tenaga peternakan modern  kita butuh arkeolog, antropolog sejarawan. Ahli sastra kalau kita menyukai bidang tersebut memilih jurusan tersebut karena bisa jadi pilihan tepat.

Yang senantiasa berkembang sebenarnya bukan hanya prospek kerja. Sebagai manusia, minat kita juga bisa berkembang. Misalnya waktu SMA seseorang memilih jurusan IPA. Karena memang suka biologi, kimia dan matematika, lalu dia melanjutkan study di jurusan biologi, namun, dengan bertambahnya pengalaman dan bacaan dan wawasan dia mulai kemudian hari dia justru bekerja sebagai seorang wartawan dan bukan dialog, Misalnya kasus seperti ini tidak jarang terjadi pekerjaan kita dimasa mendatang tentu  tidak semata-mata tentukan oleh  jurusan yang kita pilih.

Namun kita senantiasa mengembangkan kreatifitas dan ketekunan dalam pengelola kemampuan berpikir kreatifitas, dan memiliki karakter yang baik selalu akan ada peluang pekerjaan. Bahan kita, kita bisa saja menciptakan pekerjaan sendiri.

Prospek kerja bisa jadi salah satu pertimbangan dalam memilih jurusan tapi sebaiknya tidak jadi pemilih pertimbangan satu- satunya minat kita tidak kalah pentingnya.

Dalam menentukan cita-cita setiap orang tentu masih tetap berpatokan kebaikan untuk sesama karena cita-cita yang bisa bermanfaat bagi sesama, Jangan menentukan cita-cita yang hanya mempertimbangkan diri sendiri itu bukanlah sebuah cita-cita harus di berjuang kan dengan kerja keras dan pengorbanan. Berikan yang terbaik bagi masyarakat ketika kita sudah mencapai cita-cita menjadi Dokter, Pilot,Guru, Camat, Tentara bahkan menjadi presiden. Tapi pastikan bahwa kita akan wujudkannya cita-cita kita masing-masing demi kebaikan bagi sesama manusia.

 

 

*) PENULIS ADALAH MAHASISWA      PAPUA DI BOGOR)

Posting Komentar

0 Komentar