PENKADERAN LEBIH BERHARGA
DARIPADA HARTA KEKAYAAN
|
Dok pribadi: Kosmas Kegiye |
Pendekatan partisipatoris Pendekatan partisipatoris adalah suatu pendekatan yang mengedepankan pengembangan aspek kepemimpinan yang secara fitnah telah dimiliki seorang kader. Pendekatan ini menjunjung tinggi prinsip toleransi dan kegalitaran (persamaan), para peserta dapat menuangkan berbagai pengalamannya secara bebas dengan prinsip “pengalaman adalah guru yang terbaik” kemudian menganalisis daftar pengalaman mereka hingga sampai pada tahap kesimpulan berupa penemuan cara yang tepat dalam menerapkannya kembali. Kaderisasi ini penting karena peserta bisa melakukan refleksi kritis terhadap mendominasi ideologi ke arah transformasi sosial.
Karena tujuan utama pendidikan adalah menciptakan ruang agar mampu bersikap kritis terhadap sistem dan struktur ke tidak keadilan serta melakukan dekonstruksi dan advokasi menuju sistem sosial yang lebih adil. Materi dalam mewujudkan kaderisasi yang baik, Materi (ketrampilan hidup), hal ini sudah dilaksanakan oleh simpul madani terhadap Unhas di Gedung pertemuan ilmiah (GPI). Fokus yang dibangun di situ adalah kaderisasi berbasis kesadaran. Karena awal yang perlu ditanamkan di benak Mahasiswa baru adalah kesadaran pengenalan diri. Materi ini lebih efektif daripada bentakan dan cemoohan yang tidak jelas. Bagaimana mungkin bisa jadi intelegensia kalau moralitas saja lemah, sang senior juga perlu memberikan teladan yang baik bagi junior. Mengapa senior perlu kaderisasi? Sebab pertama muncul karena senior hanya bersandar pada pengalaman yang dimiliki. Seorang pelatih yang baik mutlak perlu cukup bacaan. Dalam kaderisasi, harus mampu mengomunikasikan ilmu dan pengalaman. Sebab kedua yang paling mencolok.
Kemauan adalah awal dari semua yang akan terjadi. Tujuan kaderisasi, tujuan dari sebuah kaderisasi pemimpin tidak terlepas dari pandangan tentang peran kaderisasi yang sangat penting dalam keberlangsungan sebuah perjuangan dan pergerakan organisasi. Kaderisasi merupakan hal penting bagi sebuah organisasi. Karena merupakan inti dan kelanjutan perjuangan organisasi di masa depan. Tanda adanya proses kaderisasi. Sebuah organisasi akan sulit bergerak dan melakukan berbagai tugas keorganisasiannya dengan dan dinamis. Maka, kegiatan kaderisasi merupakan sebuah hal yang mutlak untuk membangun sebuah struktur kerja yang mandiri dan bersifat berkelanjutan. Semua hal proses kaderisasi berfungsi untuk mempersiapkan embrio calon nantinya siap dan terlatih melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi serta memiliki berbagai ketrampilan dan disiplin ilmu. Dengan demikian seorang kader memiliki kemampuan di atas rata-rata orang lain pada umumnya. melalui kaderisasi ini kita juga mampu bersaing dunia pendidikan baik tingkat nasional maupun internasional.
*)Penulis adalah Mahasiswa Papua di Kota Hujan.

1 Komentar
Sangat salut kata-katanya kak pak guru
BalasHapus