Desember merekah…
Desember merekah yang terindah dari yang
pernah ada
Tercipta untuk merayakan perjalanan di penghujung
tahun…
Menghibur jiwa dan raga yang semakin latih..,
Sehingga mana kalah
hari baru yang telah tiba semangat baru
terisi penuh ..
Warna merah bunga Desember.. memang
membangkitkan haru
mekar nya memang dikhususkan menghiasi
bulan penuh damai
Seakan turut meramaikan
desember dengan Natal nya..
Dan menyemanati kepekaan jiwa yang kian
latih menyarungi 365 hari lamanya..
Melintasi berbagai medan kehidupan …
Rasa-rasanya januari pun cemburu..
Sebab segala yang indah dimiliki
desember ..
Dari rumput di
padang mulai penghijauh, hingga bunga-bunga api bermekarang direlungnya langit
…
Dan menyemarakkan perayaan dan syukuran…
Natal telah
didepan mata … namun ada yang ku sesali,
tak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya..
Aku jauh dari di perantauan, hidup masih
berantakan ..masih begitu-begitu saja,
tak ada yang berbeda
Jarak yang jauh
meringi tak akan kembali …dan lagi ada tugas yang belum terselesaikan
Masih jadi alasan terbaik akan ketersingan di
perberantakan
Tak bisa bersama orang-orang tersayang
Aku rindu kampung kecil ku yang jauh
rindu akan keramaian bersama sanak
saudara
Rindu untuk memperingati natal yang
penuh keriangan bersama keluar kecil
tercinta.
Namun apalah daya
ucapan selamat natal hanya bisa menggema di penghujung telepon.
Dan juga hanya bisa meramaikan ucapan
dan selamat Natal di Timelane sosial media..
Izinkanlah
Aku juga ingin seperti orang-orang yang mengucapkannya, barang
kali saja, rindu terobati.
Selamat
hari natal bapa, mama,adik, kakak, dan seluruh kerabat serta para sahabat
Damai natal selalu menyertai
IMANUEL
(PUTRA CENDEWARASI)
) DIKARYA OLEH MAHASISWA PAPUA DI BOGOR

0 Komentar