Recents in Beach

KENANGAN CINTA TERGORES

 

 

KENANGAN CINTA TERGORES

Dok foto pribadi
Kosmas,M Kegiye


Cerita fakta ini adalah kisah sayang dan cinta seorang pemuda Papua kepada seorang perempuan Papua keduanya satu etnik yang sama, Mee di Papua Melanesia. Berawal pacaran mulai pemuda itu kelas (III) SMA Negeri 02 Dogiyai dan perempuan itu kelas (II) SMK Negeri 01 Nabire. Seorang pemuda itu mendapat seorang perempuan Papua itu secara tidak sengaja. Dari situlah, komunikasi dengan perempuan itu berjalan lancar.

 

Bahkan sering ketemu. Baik di Nabire atau pun di Dogiyai. Kadang pemuda itu berpikir bahwa harapan hanya dia yang bisa jadi suami istri nanti. Kalau mereka dua pacaran juga telah orang tua ketahuinya. Dan waktu itu hanya satu tahun bukan lama. Karena soal study mereka dua pun harus pisah.  Berpisah karena study dan, bertemu karena sayang. Barangkali demikian.

Karena dari situlah kemudian, pemuda itu mulai berpikir dimana tempat kuliah nantinya. Puji Tuhan, pemuda itu mendapat informasi dari seorang pegawai. Dan pegawai itu katakan kepada pemuda itu, bahwa ada kuota dua orang dari Kabupaten Dogiyai untuk sekolah  Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). Baru dari situlah, pemuda itu mulai mempersiapkan persyaratan untuk tes IPDN tersebut.

Pegawai itu menyatakan lagi, soal pendaftaran dan lain-lain itu gampang saja. Dari situlah pemuda itu mulai bersemangat karena segera melihat dan lanjut kuliah di jawa. Dan pemuda itu kembali mengucapkan berterima kasih kepada pegawai itu tersebut. Setelah pemuda itu selesai Ujian Nasional (UN) pemuda Papua ia mulai sibuk dengan pendaftaran IPDN.

 Setelah pendaftaran pemuda Papua itu selalu telpon sama perempuan Papua yang dia sayangi. Sayang ku apa bila saya lulus IPDN, saya kasih tinggal kamu disini jadi, sayang kamu tunggu sampai saya study selesai.  Perempuan Papua jawab sayang ku, saya tidak membantu apa-apa selama kamu kuliah, tapi saya hanya bantu melalui doa saja sayang ku, pemuda Papua itu jawab oke sayang ku tidak papa yang penting kamu bersabar dan tunggu kedatanganku kak menanti.

Setelah tiga minggu kemudian, pemuda Papua itu dinyatakan lulus IPDN tingkat Kabupaten. Dan waktu untuk berpisah dengan kekasih idola perempuan papua itu semakin mendekat dan bahkan lebih dekat.

Kemudian besok pagi mau berangkat ke Jayapura,perempuan Papua itu ia kasih masker untuk memakai dalam pesawat dan sambil jabat tangan di depan SMK N 01 Nabire. Perempuan papua itu pesan kepada pemuda papua itu, bahwa sayang ku tipe seperti engkau mahasiswi banyak yang antri jadi masker itu untuk sayang sembunyi muka agar pulang juga keadaan seperti sekarang.artinya bahwa saya tunggu sampai kamu study selesai jadi jangan cari istri lagi. Pemuda papua itu jawab, siap sayang saya tidak ada pikiran lain pada ku, saya pikir hanya engkau saja.

Besok pagi pemuda itu sebelum naik pesawat ia telpon perempuan Papua itu, dan ia berkata kepadanya, bahwa sayang ku jaga diri baik-baik Ya, saya tidak ada pikiran perempuan lain’, sayang ku, hanya engkau saja. Dan semoga engkau bisa bersabar sampai saya study selesai. Dan perempuan Papua ia jawab ia sayang jangan khawatir dan jangan berpikir banyak karena saya setia padamu, dan perempuan Papua itu berjanji  bahwa saya bertahan sampai sayang ku study selesai, pemuda Papua itu  jawab oke sayang ku baik kak menanti. Perempuan Papua balas sayang sampai di Jayapura kasih kabar ya, ia siap sayang.

 

Sebelum pemuda itu naik pesawat, perempuan itu kirim foto berwarna 3x4 = 1 lembar melalui hp dan ia pesan bahwa sayang ku bila ingat kembali lihat foto ku saja agar kamu tidak merindukan lagi, dan engkau jangan  ingat saya, saya pun selalu berdoa untukmu saja sayang ku. Lalu pemuda Papua itu naik pesawat dari Nabire menuju ke Jayapura. Pemuda Papua itu tiba di bandara Sentani Jayapura tidak lama lagi Hp nada dering berbunyi, ternyata perempuan Papua itu yang telpon. Sayang sudah sampai di tempat tujuan ka?  Pemuda Papua itu jawab ia baru sampai di bandara Sentani dan sekarang mau ke dok 8. Pemuda Papua ia keluar dari bandara satu pemuda berdiri di tempat parkir motor, ia berkata kepada pemuda Papua itu bahwa saudara kamu mau kemana? Pemuda Papua jawa saudara saya mau ke Dok 8 Jayapura, tapi tidak tau jalan?

 

Pemuda Papua ia antar sampai Dok 8 Jayapura, ternyata pemuda yang antar itu ketua RPM Simapitowa Jayapura. Berapa minggu kemudian, pemuda itu tes SKD Kantor BKN Provinsi, sementara tunggu hasil tes tersebut kata-kata manis setinggi langit perempuan Papua itu.setelah beberapa hari kemudian hasil tes keluar dan pemuda Papua itu di nyatakan tidak lulus. Setelah dengar hasil pemuda itu telpon sama perempuan Papua bahwa sayang ku, saya tes IPDN tidak tembus tingkat provinsi. Lalu pemuda Papua dan perempuan Papua mulai sedih untuk kegagalan pemuda itu, dan pemuda Papua katakan kepada perempuan Papua bahwa sayang ku menuju ke roma seribu jalan jadi biar sudah jangan pikir banyak lagi. Dua hari kemudian pemuda itu berangkat ke jawa untuk menempuh pendidikan.

Dan pemuda papua itu sampai di jawa dan beberapa hari kemudian Nomor hp,  nomor whatsApp, messenger, dan bahkan facebook  sudah kasih blokir oleh perempuan Papua itu. Dan pemuda Papua itu ia berpikir banyak kenapa sampai terjadi seperti ini? Pemuda itu cari tau informasi di Papua melalui orang lain. Ternyata  ketika pemuda Papua itu tes IPDN tidak lulus, perempuan itu ia baku bawah dengan seorang sopir, karena perempuan Papua itu merasa  bahwa harapan tipis untuk masa depannya pemuda Papua itu, maka ia langsung berpacaran dengan orang yang sudah sukses duluan,  pemuda Papua itu ia dalam hati ia katakan kepada perempuan Papua itu bahwa, adik orang pintar bilang roda kehidupan selalu berputar,  adik tidak papa, memang seorang sopir tugasnya antar dan jemput di kantor tapi gaji besar jadi pangtasan adik memiliki suami sebagai seorang sopir.

Akhir kata dari pemuda Papua itu kepada perempuan Papua itu, adik ingatlah bahwa kadang-kadang tidak mendapatkan apa yang kamu ingin sekarang. Tidak papa adik selamat jalan yang penting adik hidup bahagia, adik minta maaf kak, tidak papa adik hidup adalah pilihan tapi menyesal tidak ada arti.

 

 

*) PENULIS ADALAH MAHASISWA PAPUA DI BOGOR)

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Semua ada batas waktu dan tak ada yang bisa kita pastikan, semuanya kemungkinan saja.

    BalasHapus