Recents in Beach

TUGAS MATA KULIAH KETRAMPILAN MENULIS,

                                            RUSA CIRI KHAS KOTA BOGOR 

Kosmas Kegiye
                                                                       Npm 032120050

         Rusa merupakan salah satu ciri khas dari Istana Bogor, kalau anda main atau sekedar melewati Istana Bogor pasti akan melihat rusa sedang bermain di dekat pagar atau di lapangan rumput. Rusa Bogor ini berasal dari India sampai Sri Lanka. Pada masa Gubernur Jenderal Inggris sekitar tahun 1814, rusa didatangkan ke Bogor untuk menempati halaman istana oleh Thomas Stanford Raffles. Rusa di Istana Bogor ini awalnya hanya ada 6 ekor saja, sampai bulan Juni tahun 2011 ini jumlahnya sudah mencapai 650 ekor.
         Kapasitas Istana Bogor untuk menampung rusa tersebut sebenarnya hanya 500 ekor saja, untuk mengatasi masalah kelebihan populasi rusa tersebut maka pengelola Istana Bogor akan membagikan kelebihan 150 ekor itu ke sejumlah instansi pemerintah atau yayasan sosial untuk dipelihara di lokasi yang refresentatif. Pihak pengelola Istana Bogor juga mengirimkan rusa-rusa ini ke lembaga sosial, lembaga hukum, yayasan sosial, pendidikan, dan instansi pemerintah.
         Untuk memindahkan rusa Istana Bogor ke habitat barunya diperlukan lokasi yang refresentatif dengan kebutuhan makanan yang mencukupi. “Minimal lokasinya sama dengan yang di Istana Bogor, atau bahkan lebih baik lagi”, menurut pengelola Istana Bogor. Lokasi atau instansi yang meminta rusa akan di survey terlebih dahulu oleh pihak Istana Bogor untuk memastikan kelayakan lokasi tersebut bagi kelangsungan hidup rusa. Bagi instansi pemerintah atau yayasan yang berminat untuk memelihara rusa Istana, bisa mengajukan permohonan ke Sekretariat Istana Bogor. Kemudian pihak Istana Bogor akan meneruskan ke Kementerian Keuangan karena rusa tersebut termasuk aset Negara jadi harus melalui Menteri Keuangan. 
        Bagi yang berminat bisa mencoba mengajukan permohonan, jika beruntung mungkin Anda bisa memeliharanya. Ciri fisik rusa ini yaitu rambut tubuhnya berwarna coklat dengan boto putih. Berat badan jantan dewasa berkisar antara 50-70 kg, dan betina dewasa beratnya 40-50 kg, dengan tinggi gumba sekitar 90-100 cm. Sedikit deskripsi tentang Rusa yang ada di Istana Bogor ini sebagai berikut: RUSA TOTOL (Axis axis Erxleben, 1777) Nama Umum : Rusa Totol, Rusa Chital Nama Lain : Chital, Axis Deer Suku : Cervidae Latar Belakang Rusa Totol Fauna Identitas Kota Bogor telah ditetapkan berdasar-kan SK Walikota Bogor No-mor 520 / SK.219-Ekon / 95, tanggal 25 Oktober 1995.
         Makanan Sebagai hewan herbivora menyukai hampir segala jenis hijauan terutama memakan rumput dan dedaunan serta makanan tambahan lainnya. Perkembangbiakan Pubertas pada betina terjadi pada umur 10-15 bulan dan pada jantan pada umur 12-16 bulan, siklus estrus 18-21 hari, lama kebuntingan 234 hari, jarak antar kelahiran sekitar 275 hari. Rusa ini menjadi salah satu Identitas Kota Bogor, sudah menjadi tugas dan kewajiban kita untuk selalu menjaga kelestariannya. Sesuatu yang ada sebelum kita lahir harus kita jaga dan mewariskan agar itu mejadi pondasi dan indentitas kita. 
        Kita sebagai anak mudah agen perubahan maka kita perlu menjaga dan melestarikan apapun yang orang tua punya. Kita perlu ketahui bahwa cara memberi makanan, jika anda ingin memberikan makanan Rusa di atas langit masih ada langit • ketika kita merasa hebat atau pandai, jangan lupa bahwa masih ada orang lain yang lebih hebat atau lebih pandai dari kita • hal Jika Anda ingin memberi makan rusa yang sering masuk ke properti milik Anda atau ingin terlibat dalam suaka margasatwa skala kecil, ada langkah-langkah tertentu yang perlu diikuti supaya tujuan tersebut sukses.
         Cari informasi terlebih dahulu dan berhati-hatilah sebelum memberi makan rusa yang ada di wilayah Anda. Memberi Pakan yang Tepat Perlahan-lahan, kenalkan pakan yang baru. Rusa butuh waktu 2-4 minggu untuk beradaptasi dengan pakan yang baru. Jadi, kenalkan pakan baru secara bertahap. Mengenalkan jenis pakan baru secara bertahap akan membantu sistem pencernaan rusa untuk belajar mencernaannya. Tipikalnya, rusa makan vegetasi kayu-kayuan yang ditemukan di hutan. Jadi, pemberian pakan yang kaya lemak dan karbohidrat sangat berbahaya bagi rusa. Mulai kenalkan pakan baru dengan memadukan pakan suplemental dengan pakan alami rusa. 
        Mulai tambahkan pakan baru dalam porsi kecil, lalu perlahan-lahan tingkatkan porsinya sampai akhirnya menggantikan pakan alami rusa. Pada musim dingin, persediaan pakan alami rusa berkurang secara signifikan (atau bahkan habis sama sekali). Jadi, disarankan untuk memulai transisi ini sebelum musim dingin. Beli pakan-formula campur untuk rusa. Pakan-formula campur dapat diperoleh di pabrik pakan atau toko kebutuhan hewan peliharaan. Pakan-formula campur untuk rusa biasanya terdiri dari alfalfa, gandum, kedelai, sirop gula, dan sejumlah vitamin serta mineral. Pakan tipe ini paling mudah dicerna oleh rusa sehingga merupakan pakan suplemental yang ideal. 
        Beri rusa pakan yang tepat jika Anda tidak dapat menemukan pakan-formula campur untuk rusa. Anda wajib berhati-hati dalam memberikan pakan suplemental karena rusa memiliki sistem pencernaan yang sensitif. Jika tidak ada pakan-formula campur untuk rusa, gandum merupakan pilihan kedua terbaik. Gandum menyediakan paduan serat dan karbohidrat yang aman dan tidak mengganggu sistem pencernaan rusa. Aneka buah dan sayuran – termasuk apel, anggur, ceri, pir, wortel, dan kacang polong – lazim dimakan oleh rusa. Oleh karena itu, semuanya aman dikonsumsi rusa. Biji pohon ek juga sumber pakan lain yang aman dikonsumsi rusa Jangan memberi rusa pakan jagung. Sistem pencernaan rusa kompleks dan bisa dibilang jagung merupakan jenis pakan terburuk bagi rusa. 
        Sayangnya, banyak rusa akhirnya sakit parah, bahkan mati gara-gara pencinta hewan yakin jagung merupakan pakan yang baik untuk rusa. Ketika diberi pakan jagung secara mendadak, rusa menjadi sekarat karena tidak mampu beradaptasi dengan diet tinggi karbohidrat tersebut. Pangkas ranting-ranting pohon supaya dimakan rusa. Di alam liar, rusa makan ranting dan vegetasi hutan alami lainnya. Untuk menyediakan lebih banyak sumber pakan yang alami, pangkas ranting-ranting pohon yang berada di luar jangkauan rusa. Ini salah satu cara teraman dan paling alami untuk memberi makan rusa sepanjang tahun.
 *) PENULIS ADALAH MAHASISWA PAPUA DI BOGOR.

Posting Komentar

0 Komentar