Recents in Beach

Cerpen Saya Waktu di Bangku Peserta Didik


Foto Dok Pribadi Kosmas kegiye

 

        

Motivasi Dari Pemerintah Dogiyai Melalui BKD
 
 Nama saya adalah Kosmas  Kegiye, saya saat itu  siswa
SMA Negeri 02  Dogiyai. Saya duduk di kelas XII. Aku berasal dari Mapia dan lahir di Mapia. Aku dan teman-teman masuk SMA sejak tahun 2017/2018. Setelah 2 tahun 8 bulan, tidak lama lagi, aku akan menghadapi ujian nasional kelulusan.

Hari Senin minggu kemarin, ketika upacara bendera, bapak kepala sekolah  mengumumkan bahwa  perwakilan pemerintah Dogiyai melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan mengunjungi siswa/i bagi yang ikut testing masuk  Institut Pemerintah Dalam Negri (IPDN) . “Murid-murid bapak sekalian, hari Jum'at mendatang kita akan kedatangan tamu dari BKD.” ujar bapak kepala sekolah. Tujuannya adalah memberi inspirasi dan motivasi kepada anak kelas XII untuk ikut tes , sekaligus menyuarakan betapa pentingnya pendidikan dalam kehidupan bermasyarakt. Aku dan teman-teman sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka.

Hari ini hari kamis, ketika bel tanda  waktu istirahat berbunyi, aku dan teman-teman pergi ke kantin membeli gorengan. Di kantin, aku mengobrol dengan seorang teman bernama Jhon Pigai dan Eman Boma. Kata bapak kepala sekolah senin kemaring, perwakilan  pemerintah Dogiyai melalui BKD rombongan  kak Hendrik (kak Hendrik = Ketua tim pengurus tes masuk IPDN) akan datang hari ini kan? Kok tadi belum keliatan tanda-tanda kedatangan mereka ya…? ”  “Iya nih, aku juga belum melihat, soalnya sudah mantau dari tadi pagi belum ada tanda-tandanya ..” Jawab Jhon. Tiba-tiba  teman jhon pigai datang dan menyambung “Kayaknya nanti teman habis istirahat, kita tunggu saja ..” Sambungnya.

Ketika jam masuk berbunyi, aku dan teman-teman masuk kelas kembali. Jam pelajaran ke-3 telah usai. Namun aku melihat belum ada guru berikutnya yang masuk.

 

 Selang beberapa lama, ada 3 orang dewasa yang masuk dengan pakaian yang tidak biasa dipakai para guru ketika mengajar. Semua murid terlihat heran dan bingung.

 

 Kemudian mereka bertiga langsung memperkenalkan diri, ternyata mereka adalah perwakilan pemerintah BKD. Ketika melihat, kamipun menyambut kehadiran mereka dengan senang hati.karena ketika selesai IPDN tanpa tes lansung jadi pegawai .

 

 Materi yang mereka berikan sangat memotivasi sekali, begitu pula mengenai pentingnya pendidikan dalam kehidupan dan masa depan. Mereka juga memberi gambaran tentang generasi masa depan ketika selesai IPDN.

 

 Setelah materi selesai, di penghujung acara saya dan teman-teman salam pisah dengan tim satu persatu. Kami semua begitu merasa termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan pengetahuan sebanyak-banyaknya di sekolah IPDN. Begitu saya selesai ujian nasional saya berusaha tes IPDN, kebetulan saya lulus tingkat kabupaten, mewakili kabupaten Dogiyai,tetapi dari provinsi saya jatuh  bukan karena ada pihak lain yang menghalangi aku tetapi aku yakin dan percaya bahwa Tuhan sendiri yang menentukan masa depanku. Kita sebagai manusia biasa banyak rencana tetapi apa yang kita rencarakan tidak tercapai maka jangan menyerah, karena rencana Tuhan lain.

 

 Jika tidak lulus tidak terwujud rencanamu, Jangan pantang menyerah dan jangan putus asa, karena masa depan manusia ada di tangan Tuhan. (Tuhan memberkati kita dalam segala hal untuk kita semua).            

*) penulis adalah mahasiswa  Papua

 

 

Posting Komentar

0 Komentar